Analisa Kerentanan Pesisir
Wilayah
Pekalongan
Platform geospasial komparasi temporal (2018–2026) untuk analisis kerentanan fisik pesisir (Coastal Vulnerability Analysis), perubahan garis pantai akibat abrasi dan land subsidence, dinamika genangan banjir rob, serta proteksi sabuk hijau vegetasi.
Peta Komparasi 2D
Navigasi cepat dan responsif dengan slider komparasi temporal membelah Tahun 1 dan Tahun 2 secara langsung (Citra RGB, MNDWI, NDVI).
- Slider perbandingan temporal (2018 s/d 2026)
- Masking vegetasi dan analisis kebasahan air
Simulasi 3D Globe & Relief
Eksplorasi topografi pesisir dengan medan elevasi 3D terpadu, dilengkapi slider komparasi temporal multi-tahun di atas relief pantai.
- Slider split 3D interaktif pada tekstur medan
- Perspektif kemiringan (pitch & tilt) interaktif
Indikator Spektral & Layer Analisis
Pemrosesan komparasi temporal berbasis Google Earth Engine menggunakan dataset Sentinel-2 Surface Reflectance Harmonized (2018–2026) untuk menilai dinamika biofisik dan risiko kerentanan pesisir Pekalongan.
Citra Satelit RGB (True Color)
Komposit warna alami band Merah, Hijau, dan Biru (Red, Green, Blue) beresolusi 10m dengan reduksi median tahunan . Memvisualisasikan morfologi fisik garis pantai, abrasi daratan, perubahan tambak, dan permukiman pesisir secara faktual.
Indeks Air & Genangan (MNDWI)
Modified Normalized Difference Water Index yang memetakan batas badan air dan genangan air. Mendeteksi genangan air laut menahun akibat percepatan penurunan tanah (land subsidence) di area pesisir Pekalongan.
Kerapatan Vegetasi (NDVI Masked)
Normalized Difference Vegetation Index terisolasi dengan penapisan transparan pada non-vegetasi (NDVI > 0.2). Memantau kondisi vegetasi di area pesisir dan pemukiman sebagai pelindung alami dan peredam energi gelombang laut.
Mengapa Pesisir Pekalongan?
Pekalongan, Jawa Tengah merupakan salah satu kawasan pesisir di Pantai Utara Jawa (Pantura) dengan tingkat kerentanan fisik ekstrem. Kombinasi kenaikan permukaan air laut global, abrasi pantai intensif, dan penurunan muka tanah (land subsidence) setiap tahun menyebabkan banjir rob menahun merambah kawasan permukiman dan tambak.
Aplikasi ini adalah pilot project instrumen visual yang dimungkinkan nantinya guna pendukung analisa ilmiah dan perencanaan mitigasi kebencanaan pesisir.